Rabu, 19 November 2014

*..Karena Aku Ini Bodoh..*

karena aku ini bodoh

Mungkin karena aku bodoh atau karena aku merasa bodoh, hingga ku menganggap semua ini tak mengapa dan aku juga masih menganggap semua ini baik baik saja. Bahkan ketika saat-saat seperti ini terulang, ketika ku terluka untuk kesekian kalinya. Masih di tempat yang sama dengan alasan yang tak pernah mau berubah. Mungkin karena mereka pintar atau karena mereka merasa pintar, hingga bisa berkata bahwa apa yang kulakukan ini tidak berguna. Bagiku itu tidak masalah, karena seperti yang pernah kubilang bahwa aku ini bodoh..



Aku seperti ini karena aku yang ingin, karena aku yang memilih, dan terlebih karena aku sendiri yang merasakan. Dia harus tahu, aku selalu bahagia jika melihat ia bahagia walau hanya sekali ia pernah tersenyum bahagia di hadapanku, namun aku bahagia hanya dengan senyumannya itu. Senyum yang tulus. Jadi tetaplah tersenyum meskipun bukan untukku, karena itu sudah lebih dari cukup untuk kebahagiaanku..

Hingga hari dimana ia bertemu seseorang yang bisa menghadirkan senyumnya selain aku, aku akan tetap berada di sudut seperti ini. Aku akan berada di tempat yang dapat ia jangkau di tempat yang dapat ia raih tanpa perubahan tanpa beranjak, aku akan tetap disini karena aku yang memilihnya. Karena aku bahagia hanya dengan memberikan cintaku padanya, dan aku tidak pernah menginginkan apapun darinya. Ya, tidak pernah. Karena aku ini bodoh..

Hingga hari dimana ia bertemu seseorang yang bisa menjaga senyumnya selain aku, aku akan tetap berada di belakangnya seperti ini. Aku akan berada di tempat dimana ia bisa memangilku ditempat dimana saat ia menoleh ia bisa melihatku takkan pergi takkan mati, aku akan tetap disini karena aku yang memilihnya. Meskipun luka bagiku ini adalah bentuk lain dari kebahagiaan itu sendiri, dan tak perlu ia bertanya dari sudut mana aku sebut ini bahagia. Ya, tak perlu. Karena aku ini bodoh..

Hingga hari dimana ia bertemu seseorang yang bisa melindungi senyumnya selain aku, sampai hari itu aku akan tetap selalu ada untuknya. Karena aku bahagia hanya dengan melihatnya bahagia aku tidak membutuhkan apapun selain ia selalu tersenyum dan bahagia dalam hidupnya. Sehingga kapan pun ia mengacuhkanku aku akan tetap ada untuknya. Meskipun jika ia meninggalkanku tanpa ucapan aku akan membiarkannya pergi, dan akan tetap menunggunya di sini. Ya benar, karena aku ini bodoh..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Masih menyibukan diri bersama kenangan yang berserakan..