Minggu, 12 Februari 2017

*..Sang Penghibur..*

sang penghibur

"Hai kamu, jangan meyakinkan diri bahwa dia menyukaimu hanya karena dia bersikap manis kepadamu. Karena terkadang kamu hanyalah pilihan di saat dia bosan.."
 
Berapa kali harus kukatakan lagi kepadamu, agar kau bisa mendengarku. Aku yang ada tepat di dihadapanmu, terjebak dalam cermin berbingkai abu-abu. Harus berapa lama lagi kau mengenakkan topeng bodohmu itu? Berusaha keras membuatnya selalu tertawa terbahak padahal dalam hatimu terkoyak..
 
 
Lelahkah untuk terus berpura-pura berkata tak mengapa, padahal dalam hatimu kau sedang bersusah payah menahan sebuah rasa. Lelahkah untuk menjadi seseorang yang selalu ada, padahal sebenarnya kau sedang berusaha menutupi sesuatu yang nyata..
 
 
Berhentilah menjadi penghiburnya, menjadi alasan di balik senyumnya. Dia tersenyum tapi dia tak tahu cara membuatmu tersenyum. Dia tak pernah tahu ada rasa getir dan pahit di balik usahamu membuatnya tersenyum. Ya dia tersenyum, tapi dia membagikan senyumnya untuk yang lain. Dan kamu? Tugasmu hanyalah membuatnya tersenyum kembali saat senyumnya habis ia bagikan kepada yang lain..
 
 
Sampai kapan kau menjadi penghibur? Menjadi badut bodoh tempat dia selalu datang kepadamu, hanya untuk membuatnya melupakan lelah di wajahnya melewati penatnya hari ini. Sedangkan lelah di wajahmu, apakah ia peduli? Kau yang selalu memasang senyum palsu di topengmu itu, apakah ia tahu wajah asli di baliknya? Ia yang selalu pergi setelah lelah dan bosannya menghilang, dan kau masih bertahan disini dengan rasa sesak yang datang berulang..
 
 
Apakah kau tak pernah merasakan bosan dengan peranmu? Menjadi penghiburnya yang memperlakukanmu seperti teman biasa. Padahal kau tahu ada yang tak biasa dalam hatimu. Sungguh aku kecewa kepadamu, yang tak pernah bisa jujur dengan perasaanmu sendiri. Walau aku tahu kau menjadikan waktu dan keadaan menjadi alasan kau tetap bermain dengan peranmu. Kau penghibur yang tak di bayar dengan sesuatu yang bertabur intan permata, kau penghibur yang di bayar dengan sesuatu yang bernama harapan semu tentang sebuah rasa..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Masih menyibukan diri bersama kenangan yang berserakan..