Saturday, 18 August 2018

*..Aku Yang Sekarang..*

"Mungkin sekarang kamu melihatku sebagai orang yang tidak peduli terhadap apapun yang berbau perasaan.."


Ya, itulah aku yang sekarang.  Yang tidak mau tahu perasaan orang lain terhadapku. Selagi aku tidak menginginkan dan peduli pada orang itu kenapa aku harus peduli terhadap perasaannya. Benar bukan..?

Karena yang ada aku hanya akan menyakiti orang tersebut kalau aku masih peduli tetapi aku sendiri tidak memiliki perasaan terhadapnya. Kamu tahu kenapa aku menjadi tidak peduli seperti ini? Aku tidak peduli bukan tanpa alasan justru dulu aku pernah disia-siakan oleh orang yang paling aku pedulikan hanya karena aku terlalu perduli..

Ya, setelah aku pernah disia-siakan hanya karena aku terlalu peduli kepadanya sekarang aku lebih memilih tidak peduli terhadap apapun dan siapapun..

Memilih tidak peduli adalah alasan agar aku tidak mudah untuk terjebak dalam rasa yang salah. Apalagi kepada orang yang aku sayangi. Untuk apa aku peduli kepadanya? Meskipun dia adalah orang aku sayangi, kalau dia tak sayang dan tak peduli kepadaku juga, untuk apa aku peduli kepadanya? Aku sudah tidak ingin berbicara tentang rasa sayang dan peduli kepada orang yang memang tidak sayang dan peduli kepadaku..

Aku bukan hanya tidak peduli kepada orang lain yang menyukaiku. Tetapi aku juga tidak peduli kepada perasaanku sendiri ketika mulai meyukai dan mulai peduli kepada orang lain. Jika aku lihat dia tidak menyayangiku dan tidak memperdulikanku, apa mungkin aku masih mau sayang dan tetap peduli kepadanya..?


Aku sudah merasakan sakit karena aku disia-siakan karena terlalu peduli dan terlalu sayang. Apa aku harus mengalami hal yang sama lagi? Tidak bukan. Makanya aku lebih memilih membunuh perasaanku sendiri dan tidak peduli terhadap diriku dan orang yang katanya menyukaiku. Meski sebenarnya aku ingin peduli lagi terhadap seseorang. Tetapi rasa sakit yang pernah kurasakan itu lebih besar dari keinginanku..


Kau Salah. Bukannya aku tidak memiliki orang yang aku sayang dan bukan pula aku tidak ingin peduli kepadanya. Tetapi jika aku sudah menunjukkan bahwa aku peduli kepadanya tetapi dia malah acuh tak acuh. Untuk apa aku masih ingin terus peduli yang akhirnya akan semakin menyakitiku? Aku tidak ingin sakit hati hanya karena aku terlalu peduli tetapi aku hanya disia-siakan begitu saja olehnya. Aku hanya tidak ingin terluka dengan hal yang sama. Itu saja..

Aku memilih tidak peduli, karena aku tidak ingin terluka lagi. Aku sudah mengalaminya, dan itu sakit. Aku tidak mau sakit yang sama terulang padaku. Aku lebih memilih diam dan tidak peduli kepada diriku sendiri, kepada perasaanku sendiri. Tak masalah meskipun ini sakit. Namun akan lebih sakit lagi jika aku peduli tapi hanya disia-siakan. Aku tidak ingin terluka dengan hal yang sama apalagi jika dengan orang yang sama. Sungguh aku tidak menginginkannya..

Tidak peduli bukan tidak memiliki perasaan sayang dan tidak ingin peduli kepada orang yang aku sayangi. Tetapi aku harus membunuh perasaanku sendiri. Bukan tidak sakit. Tetapi aku juga merasa sakit ketika mulai tidak peduli karena sebetulnya aku tetap sayang dan peduli. Tetapi jika ingat ketika aku disia-siakan maka aku lebih memilih disakiti oleh diri sendiri sebelum disakiti oleh orang yang aku sayangi..


No comments:

Post a Comment