Monday, 23 September 2013

*..September..*


Di sebuah ruangan yang dipenuhi kesunyian, rindu demi rindu berlarian, kata demi kata berjatuhan. Dinding-dinding memeluk sunyi yang menemaniku tanpa tetapi. Aku tersenyum lemah pada bayanganku sendiri, seraya bertanya ; Masih sanggup menanti? Tak lelahkah hati? Suara detik jarum jam menusuk telingaku, seakan menegaskan ada nada bisu yang diteriakkan semesta untukku. Sunyi sudah menjadi teman, sejak kutahu bahwa kenyataan tak selamanya sesuai harapan. Namun gaung namamu dalam bisu bibirku lebih nyaring dari semua teriakkan itu. Dalam hati, rindu padamu terus mengaliri sepi..